Apa Itu Mata Malas

Mata malas atau sering dikenal dengan silindrer ( astigmatisma ) adalah gangguan kerja mata pada kornea (jaringan yang jelas menutupi bagian depan mata). Silindrer juga sering diartikan sebagai kesalahan pada bias umum yang mempengaruhi kinerja mata dalam memfokuskan cahaya. Hal ini terjadi saat kelengkungan mata tidak teratur.
mata malas
Fakta tentang mata malas / silinder ( astigmatisma )
1. Jumlah penderita kelainan refraksi / mata malas di Indonesia mencapai 25% dari populasi penduduk atau sekitar 55 juta jiwa.
2. Silinder dapat berpengaruh pada anak-anak dan orang dewasa. Beberapa pasien silinder tidak akan melihat perubahan dalam visi mereka.

3. Ada dua kategori silinder yakni:
a. Kornea (terdistorsi kornea)
b. lenticular (terdistorsi lensa).

4. Ada tiga jenis silinder yaitu
a. Rabun (rabun jauh)
b. Hyperopic (rabun dekat)
c. Kombinasi dekat dan rabun dekat.

5. Kebanyakan penderita mata malas tidak menyadarinya karena beberapa jenis kondisi ini ringan dan tidak mempengaruhi penglihatan, kebanyakan orang tidak menyadari mereka memilikinya. Hal ini juga lebih sering terjadi pada orang muda. baca juga artikel kami lainnya di obat kutil kemaluan

6. Mata malas atau disebut juga slindris sering terjadi pada masa pubertas.
Masa tersebut diketahui dapat menyebabkan kelelahan mata, keletihan pada tubuh bahkan sampai sakit kepala.

7. Mata silinder / astigmatisma biasanya bawaan sejak lahir. Kondisi mata malas tersebut dapat meningkat atau memburuk seiring dengan usia bertambah.

8. Dalam sebuah penelitian dari 2.523 anak di Amerika, anak-anak usia 5 hingga 17 tahun, lebih dari 28 persen memiliki Silindris atau lebih besar.

9. Kadar gula darah yang tinggi bisa mempengaruhi kerja mata, terutama bentuk lengkung pada lensa yang berguna untuk kekuatan fokus mata yang disebut retinopati diabetik dan terjadi ketika pembuluh darah kecil di mata yang diblokir.

10. Silindris dapat diatasi dengan menggunakan kacamata , kontak lensa, atau bedah refraktif. Berbagai solusi diungkapkan untuk mengatasi hal tersebut seperti status bias, dan gaya hidup yang salah agar menjadi lebih baik.

11. Operasi lasik biasanya dilakukan pada penderita mata minus dan silinder yang sudah memiliki tingkat minus di atas rata-rata.
Biaya operasi mata lasik baik operasi lasik mata minus ataupun operasi lasik mata silinder, yaitu mencapai Rp 31 juta untuk mata malas atau sekitar Rp 15 juta untuk satu mata

12. Sama halnya dengan rabun jauh dan rabun dekat, silindris merupakan kesalahan bias yang berarti bukanlah penyakit mata yang berakibat pada masalah kesehatan mata, melainkan hanyalah bagaimana mata memfokuskan cahaya yang masuk dan diteruskan kedalam otak. Silindris adalah ketidak sempurnaan dalam kelengkungan kornea maata kita.

Pengobatan Mata Silinder Tanpa Operasi
Mata malas pada anak-anak dan orang dewasa sebenarnya tidak terlalu berbeda. Ada beberapa persamaan ciri dan gejala yang ditimbulkan seperti mata tengah mengalami masalah mata silinder tersebut. Penyakit mata malas sendiri memiliki beberapa gejala khusus yakni

1. Mata menjadi gampang lelah
2. Sakit kepala ketika fokus pada suatu benda.
3. Penglihatan menjadi berbayang 2 atau buram.
4. Mata tegang, lelah dan cepat mengalami sakit kepala.
5. Sulit fokus pada kalimat yang tercetak dan garis pada kertas untuk anak-anak.
6. Mengalami silau ketika mengendarai sepeda motor atau mobil di saat malam hari.
7. Tidak mampu melihat jarak jauh dan dekat dengan bagus jika belum menyipitkan mata.

Sekian yang dapat kami bagikan mengenai mata malas / slindris. Semoga bermanfaat dan ikuti terus artikel kami.